Kondisi mengkhawatirkan pengungsi Rohingya di Bangladesh
adalah dengan kenyataan mayoritas mereka yang ditampung di pinggiran jalan,
tidak memiliki akses air bersih dan makanan sehat, menurut Komisioner UNHCR,
FIlippo Grandi menurut laporan IRNA.
Selain itu ancaman penyebaran wabah mematikan akibat
penggunaan air tidak sehat yang berulang. Kondisi ini diprediksi akan
berlangsung lama karena para pengungsi muslim Rohingya itu tidak mendapatkan
peluang pulang ke rumah mereka menyusul gelombang aksi baru penumpasan dan
serangan militer Myanmar di provinsi Rakhine, yang mengakibatkan lebih dari
enam ribu orang terbunuh dan delapan ribu lainnya terluka dan 500 ribu lainnya
mengungsi ke Bangladesh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar